Kamis, 08 Maret 2018

0

Akad adalah obat paling manjur 

bagi anak adam yang saling jatuh cinta


Aku punya selembar surat untuk memenangkan hati seorang perempuan.
Meskipun tingkat keberhasilannya sendiri belum dapat dipastikan.
Tapi coba bacalah karena mungkin ada kebenaran.
Jika salah engkau juga tak akan rugi karena surat ini perihal pesan dari perempuan.
Simaklah.
Dear, Lelaki.
Saya di sini adalah perempuan yang pernah patah hatinya karena pernah merasakan jatuh hati. Saya pernah merasakan bagaimana rasanya dipuji, dirayu, dan diberi kejutan. Mungkin juga dinomersatukan di dalam hidupnya seorang lelaki. Bahagia, saya merasa sangat bahagia saat itu.
Tak dipungkiri memang manis rasanya ice cream, coklat bahkan rayuan darimu wahai lelaki.
Perempuan mana yang tidak luluh hatinya diperlakukan seperti itu.
Yaaa…
Ternyata memiliki hubungan tidak cukup dengan itu. Ada saatnya akan lelah tanpa adanya keseriusan. Tanpa adanya bukti yang mengikat untuk dipersatukan. Lelah dan tersiksa jika pada akhirnya tahu hubungan ini hanya menjauhkanku denganNya, menambah dosa-dosa ini.
Dear, Lelaki.
Saya berbicara atas diri saya sendiri. Bahwa jika ingin mencintai maka datanglah ke Ayah sebagai seorang wali. Jangan hanya berani rayu sana-sini. Saya perlu bukti bukan sekedar janji-janji. Jika serius, saya pun siap untuk kau Imami.
Dari:
Salah satu barisan akhwat yang rindu tanggal akad.
Sumber: http://www.majelistausiyahcinta.com/2017/11/25/akad-adalah-obat-paling-manjur-bagi-anak-adam-yang-saling-jatuh-cinta-pernikahan/

0

Ketahuilah Aku Hebat Dalam Menunggu


.
Hai Tuan,
Apa kabarmu hari ini?
Apakah kau bahagia? Atau justru sebaliknya?
Tidakkah kau lelah mencari?
Sedangkan dibelakangmu, aku menunggumu berbalik dan melihatku.
.
Ketahuilah Tuan,
Tak perlu kau tanya apakah aku masih menunggumu atau tidak.
Sungguh, sampai detik inipun aku tidak pernah berfikir untuk mencari hati yang lain.
Walau, ku mengerti bahwa aku tengah di gantung tanpa kepastianmu.
.
Tuan,
Jika kau bertanya sanggupkah ku lewati semuanya?
Jujur, aku sangatlah rapuh dan tidak kuat lagi.
Namun, karena sosokmu yang membuatku merasa dekat dengan surga.
Akan tetap selalu ku perjuangkan.
.
Meskipun pada akhirnya,
Bukanlah aku yang mendampingimu di pelaminan
Bukankah, perjuangan tidak pernah menghianati hasil???
Dan inilah perjuanganku, mendoakanmu di setiap sujudku.
.
Tuan ketahuilah,
Aku ini hebat dalam menunggu.
Meski tak sedikitpun kau melirik ke arahku.
Tak apa, tetap ku yakini bahwa Dia yang memberi rasa ini akan mengarahkanku ke Jalan yang baik.
Dan inilah jalan yang telah ia berikan, Menunggu dalam ikhtiar💞
.

Sumber: http://www.majelistausiyahcinta.com/2017/11/25/ketahuilah-aku-hebat-dalam-menunggu/

0

Kupinjam namamu disepertiga malam


Apa yang kamu rasakan disaat kamu menjadi bagian dalam doaku?
Kamu menjadi bagian dalam rencana masa depanku?
Terlebih kamu yang tidak pernah lupa aku doakan di sepertiga malamku, menjadi bahan perbincangan antara aku dan robb ku, Maa Syaa Allah.
.
.
Ini tidak hanya sekadar harapanku agar bisa dipersatukan denganmu nanti. tetapi
Aku selalu melibatkan Allah dalam setiap usaha yang kulakukan dan doa yang kupanjatkan.
kamu yang saat ini aku doakan semoga Allah menjadi saksi atas doa doaku, biar ini menjadi rahasia antara aku dan Dia.
.
.
Aku tidaklah bisa seperti Ali yang mampu mendapatkan cintanya Fatimah, namun aku hanya bisa mengikuti usahanya Ali yaitu dengan diam diam meminta kepada Allah dan Terang terangan namamulah yang selalu kupinta agar suatu saat nanti bisa menjadi pendamping hidupku didunia dan di akhirat kelak. Aamiin ya Robb!
.
.
Doaku sederhana, semoga Allah menyatukan aku dan kamu yang selalu kusebut dalam doaku, karena ku yakin kekuatan doa disepetiga malamku akan selalu menjadi keyakinanku, jika kamu jodohku maka satukanlah, jika tidak maka tetap persatukan didalam ukhuwah islamiyah!
.
.
Duri, 27 November 2017
Jazakumullah
Semoga bermanfaat
Untuk kamu yang selalu mendoakannya!
Sumber: http://www.majelistausiyahcinta.com/2017/11/28/kupinjam-namamu-disepertiga-malam/

0

Disini. Di tempat yang sama aku masih menunggu


Disini. Di tempat yang sama aku masih menunggu.
Dengan perasaan dan harap yang sama, dengan rasa rindu yang masih sama seperti saat pertama kali kita bertemu.
.
Aku masih menanti dengan senyuman terindah..
Melihat dari kejauhan,
berharap ada sosok dirimu yang perlahan berlari menuju ke arahku. Sambil menatap haru, membalas senyumanku.
.
.
Entah sampai kapan penantian ini usai,
Yang jelas, aku masih percaya bahwa ada dirimu disana yang tengah berjuang untuk menghalalkanku.
.
Tak perlu khawatir, duhai dirimu.
Segala sesuatu telah tertulis di lauh mahfudz sejak jauh jauh hari.
Oleh karena itu,
Selama apapun waktu itu tiba
Sejauh apapun jarak yang ada
Tentu Allah akan menyatukan hati kita jua.
.
.
Kemudian andaikata dirimu sudah sampai menjabat tangan waliku sambil berucap “qabiltu” ,
Tentu aku akan menjadi seorang wanita yang paling bahagia di dunia.
Melihat perjuanganmu,
Menatap usahamu,
Itu sudah lebih dari cukup untuk menyentuh hatiku.
.
.
Ah, terlalu indah untuk diungkap melalui deret kata.
Yang penting sekarang, aku sedang menunggumu.
Menunggu dirimu,
Iya, kamu.
.
Entah kamu yang mana.
.
.
.

Sumber: http://www.majelistausiyahcinta.com/2017/12/04/disini-di-tempat-yang-sama-aku-masih-menunggu/

0

Aku Menunggumu Kau Menjemputku

Untukmu wahai calon imamku
Telah lama rasanya ku menunggu kehadiranmu
Jangan kau tanya seberapa besar pengorbananku untuk menantimu
Banyak sudah tangis, luka dan juga duka yang telah ku dapati
Kesabaran dan keteguhan hati ini tak ada habisnya Allah uji
Untuk membuktikan bahwa aku adalah seorang wanita yang layak untuk kau bimbing sebagai seorang istri
Untukmu wahai calon imamku
Terkadang aku iri melihat mereka yang sudah halal pergi ke kajian bersama sang suami
Dan pada lubuk hati yang paling dalam ini
Aku pun ingin suatu hari nanti bisa bersama sang suami berangkat bersama untuk mengikuti kajian islami
Namun, untuk saat ini
Semua itu hanyalah mimpi-mimpiku yang masih terbingkai rapi dipangkuan sang illahi
Untukmu wahai calon imamku
Tugasku sebagai wanita adalah menanti kehadiranmu
Untuk mengunjungi kediaman rumahku
Dan bertemu ayah serta ibuku
Untuk meminta restu bahwa kau siap untuk menikahiku
Meski pernah ku tahu akan sabda Nabi
Bahwa wanita diperbolehkan mengatakan cinta dulu kepada seorang laki-laki
Untuk mengajukan diri
Bahwa apakah kau bersedia untuk menjadi calon imamku nanti
Namun, jika itu aku lakukan sedari dini
Jika akhlaq dan kepribadianku belum baik dan juga rapi
Itu sama aja akan menjerumuskan diriku sendiri
Karena aku pernah mendengar perkataan bahwa jodoh adalah cerminan diri
Jadi, sembari ku menanti kehadiranmu
Aku juga sedang belajar untuk terus memperbaiki dijalan yang Allah ridhoi
Untukmu wahai calon imamku
Jika kau sudah mantap punya niatan untuk menikah tahun ini
Maka datanglah ke rumahku dan temui ayah serta ibuku
Pintu rumahku selalu terbuka untuk menanti kehadiranmu
Jangan pernah berfikir
Bahwa kau belum siap materi
Kau belum punya mobil atau kendaraan untuk memanjakan calon istri
Sebab, janji Allah itu pasti
Bahwa siapa yang menikah karena rasa iman didalam hati
Pasti Allah akan cukupkan rejeki setiap hamba ciptaan yang ada di bumi
Sebab seorang wanita shalihah tak akan pernah terlena dengan indahnya dunia
Karena mereka sendiri adalah sebaik-baik perhiasan dunia
Itu sabda Nabi yang ku tahu sampai saat ini
Jadi, untukmu wahai calon imamku
Aku tunggu kedatanganmu
Untuk menyempurnakan separuh agamaku.
Sumber: http://www.majelistausiyahcinta.com/2017/12/06/aku-menunggumu-kau-menjemputku/

0

Dipisahkan Untuk Dipersatukan


Dipisahkan Untuk Dipersatukan
Mungkin ini adalah cara sang maha cinta
Untuk memisahkan diriku dan dirimu sebelum Allah mengatakan iya untuk kita bersama
Ini hanyalah sebuah jeda
Pembatas ruang gerak kita berdua
Percayalah…
Bahwa semua rencana sang kuasa
Pasti selalu berakhir indah dan tak akan pernah membuat hati ini kecewa
Perpisahan ini memberikan kita sebuah pembelajaran
Akankah kita tetap bisa istiqomah dalam kesendirian
Akankah kita tetap bisa menjaga rasa cinta ini hingga kalimat akad diucapkan
Maafkan atas kepergianku yang tanpa kau tahu
Jika aku boleh berkata jujur padamu
Sebenarnya aku sudah lama mempunyai rasa suka kepadamu
Ingin rasanya aku mengatakan itu semua kepadamu dan juga orangtua mu
Namun, aku rasa waktunya belum tepat saja untuk mengungkapkan itu semua
Karena ku sadar bahwa aku belum mempunyai apa-apa untuk dapat membuatmu bahagia
Meski aku tahu hakekatnya
Bahwa disaat kita menikah untuk menyempurnakan separuh agama
Pasti Allah akan menjamin setiap rejeki untuk hambanya
Aku juga masih ada cita-cita yang belum juga terlaksana
Ini adalah amanah dari orangtua
Untuk dapat melanjutkan study di negara tetangga
Karena mereka baru akan memberi restu jika aku sudah lulus S2
Maaf mungkin untuk beberapa tahun kita tak akan bisa berjumpa
Percayalah…
Mungkin ini cara Allah untuk menjauhkan kita dari perbuatan maksiat yang dimurkai oleh-Nya
Dan jika suatu hari nanti datang seorang laki-laki yang baik agamanya untuk melamarmu dan ayahmu juga memberikan restu
Maka terimalah pinangan darinya itu
Mungkin dia adalah laki-laki yang terbaik untuk hidup bersamamu
Namun, jika kau masih ingin menanti kehadiranku
Maka tunggu dan bersabarlah menanti kepulanganku
Percayalah..
Sepulang dari study ku nanti
Pintu rumahmulah yang pertama akan aku kunjungi.
Sumber: http://www.majelistausiyahcinta.com/2017/12/12/dipisahkan-untuk-dipersatukan/

0

Aku Mengaguminya


Sebenarnya sudah lama
Aku diam-diam memperhatikannya
Memperhatikan segala aktifitas sosial media yg dia punya
Dulu sebelum ku mengenalnya
Ku merasa dia tidaklah begitu istimewa
Dia sama seperti halnya orang lain yg ada diluar sana
Namun, seiring waktu berjalan setiap harinya
Ku merasakan ada rasa yg datang dengan sendirinya
Rasa itu muncul tanpa bisa ku bendung kedatangannya
Ia, aku benar-benar mengagumi dirinya
Dari setiap postingan dia yg aku baca
Sedikit demi sedikit hati ini mulai terbuka
Bahwa setiap yg dia tulis membuat keimananku semakin bertambah setiap harinya
Lama-kelamaan aku pun mulai mencintainya
Meski hanya bisa mengagumi dari jauh adanya
Ku rasa itu sudah cukup dan membuatku bahagia tiada terkira
Ingin rasanya ku ungkapkan rasa cinta ini kepadanya
Namun, apalah daya
Menyapanya pun aku tak bisa
Apalagi bertatap muka
Bukan
Bukan karena aku tak mau melakukannya
Hanya saja aku lebih berusaha menjaga hati ini agar tetap suci sebelum akad itu tiba
Dan sebenarnya jika kau mampu membuka mata
Menolehlah ke belakang utk sebentar saja
Bahwa ada aku yg tulus mencintaimu tanpa kau duga
Apakah kau bisa merasakannya
Jika aku diminta jujur utk berbicara
Bahwa kau begitu sempurna
Mungkin saat ini banyak orang yg tengah mengagumi juga
Dan aku hanyalah segelintir orang yg berusaha utk mendapatkan hatimu sepenuhnya
Namun aku pun sadar diri
Bahwa untuk saat ini
Kau belum sepenuhnya aku miliki
Yang saat ini aku miliki hanyalah namamu yg selalu aku langitkan diantara pintaku kepada sang illahi Rabbi
Meskipun hanya namamu yg dapat aku miliki
Bukan raga apalagi hati yg kau punyai
Siapapun orang yg nantinya akan bersanding bersamamu di ikatan janji suci
Do’a ku selalu yg terbaik utk masa depanmu dan juga kebahagiaanmu
Meskipun nantinya bukan diriku yg menjadi akhir dari kisah penantianmu
Jika kau bisa bahagia bersamanya
Aku pun harus bisa bahagia melihatmu bersanding dengannya
Meskipun ada rasa sedikit kecewa yg mendera di dalam dada
Dan siapapun nanti akhir dari kisah penantianmu ini
Semoga diriku adalah jawaban dari doa-doa mu yg selama ini kau panjatkan tiada henti
Semoga
Semoga sang illahi meridhoi dan mengamini
Sumber: http://www.majelistausiyahcinta.com/2018/01/04/aku-mengaguminya/

0

BIARLAH ALLAH URUS HIDUPMU

Nabi Muhammad Saw berhasil mendidik  para shahabat r.a dengan penanaman akidah yang kuat. Islam tidak semata-mata diajarkan sebagai teori, kajian dan konsep. Namun lebih dari itu, Islam terinternal dalam seluruh gerak pikir dan perilaku. Mindset dan heartset telah total diubah. Revolusi mental terjadi dari kegelapan menjadi penuh cahaya. Tidak salah apabila Islam menjadi mabda’ (ideologi, jalan hidup) bagi para shahabat. Ini yang terus dibangun dan dibina oleh Rasulullah Saw selama 22 tahun baik saat dakwah di Mekkah dan juga pascahijrah di Madinah.
Rasulullah Saw tidak mewariskan bangunan fisik yang mewah, sebagaimana Nabi Daud a.s atau Nabi Sulaiman a.s. Tidak juga membangun jalan tol, atau artefak yang mungkin dapat diakui oleh Unesco sebagai salah satu keajaiban dunia. Beliau mewariskan pola pikir dan pola perilaku yang harus senantiasa terikat dengan pedoman hidup yang beliau tinggalkan agar tidak tersesat hidup, yaitu Al-Quran dan As-Sunnah. Rasulullah Saw bersabda:
Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara yang kalian tidak akan tersesat selamanya, selama berpegang teguh dengan keduanya, Al-Quran dan Kitabullah  (HR. Malik)
Saking menginternalnya keyakinan bahwa Allah Swt selalu dekat dengan hamba yang bertakwa, para sahabat benar-benar menggantungkan hidupnya hanya kepada Allah. Konsep tawakal selalu disimpan di awal perbuatan. Karena sesungguhnya tawakkal adalah mewakilkan seluruh urusan kepada Allah Swt. Para shahabat tidak menyelisihi antara doa dan usaha. Mereka lakukan secara terintegrasi. Usaha tanpa doa adalah kesombongan, semantara doa tanpa usaha adalah keputusasaan.
Adalah  shahabat Rasulullah Saw yang terkaya, Abdurrahman bin Auf. Allah menciptakan Abdurrahaman bin Auf ini sebagai manusia ber-DNA sukses dan kaya. Ia salah satu konglomerat saat Rasulullah berdakwah di Mekkah, lalu ia tinggalkan seluruh hartanya tersebut karena memilih hijrah ke Madinah. Hidup dari nol kembali di kota tersebut, namun dalam waktu yang tidak begitu lama, ia dapat kembali menjadi konglomerat terkemuka.
Suatu saat, Abdurrahman bin Auf bosan menjadi orang kaya. Ingin miskin harta. Ia lalu membeli seluruh kurma busuk dengan harga kurma terbaik. Seketika itu hartanya habis, Abdurrahman bin Auf bernafas lega. Ia senang menjadi orang miskin. Beberapa hari kemudian, tersebar berita bahwa Penduduk Mesir terjangkit wabah yang hanya dapat disembuhkan oleh satu obat. Dan obatnya itu adalah kurma busuk. Penguasa Mesir lalu mengumumkan kebijakan bahwa ia akan membeli kurma busuk seharga sepuluh kali lipat dari harga kurma terbaik untuk menyembuhkan warganya di Mesir. Berita ini sampai ke telinga Abdurrahman bin Auf. Lalu ia jual kurma busuk yang ia beli dari warga. Maka seketika kekayaan Abduurahman balik kembali, bahkan sepuluh kali lipat lebih banyak dari sebelumnya. Abdurrahman gagal menjadi orang miskin.
Ini salah satu contoh pola pikir yang mungkin dianggap aneh bila terjadi pada jaman sekarang. Tidak ada manusia jaman sekarang yang barangkali bertindak seperti Abdurrahman yang ingin miskin, namun gagal. Yang ada sebaliknya, ingin kaya, lalu ia lakukan dengan cara instan, dan diakhir, jatuh miskin. Demikian juga, kebiasaan para shahabat dalam berbagi (infak, wakaf atau sedekah). Bila saat ini, mental kita membatasi bahwa sedekah cukup 2,5 persen, itupun dengan embel-embel “yang penting ikhlas”, jaman shahabat dahulu, mereka menginfakkan hartanya bukan 2,5 persen, melainkan 20 persen, 50 persen bahkan hingga 100 persen dari kekayaannya. Dengan tulus mengatakan, “Cukuplah Allah dan RasulNya untuk Istri dan keluarga”. Mungkin akan terdengar sangat aneh saat ini bila ada manusia jaman sekarang menginfakkan seluruh hartanya untuk kepentingan umat. Yang ada malah terbalik. Seratus ribu rupiah merasa sedikit bila dibawa ke pasar, supermarket, namun terasa banyak bila dimasukkan ke kencleng masjid. Sementara doa dan keinginan dirapalkan tak terhenti. Ingin sehat, ingin kaya, ingin jodoh yang cantik/tampan, kaya dan shalih, ingin khusnul khatimah, ingin masuk surga Firdaus tanpa hisab. Sementara infak di kencleng masjid dua ribu rupiah, seharga buang air kecil di WC umum, Subhanallah.
Mental manusia-manusia jaman Rasulullah Saw inilah yang sejatinya mental kaya dan juara. Ia begitu yakin dan sadar bahwa Allah Swt pasti mengurus hidup mereka dengan syarat mematuhi aturan main yang telah Allah Swt gariskan kepada mereka. Seluruh larangan Allah Swt dan perintahNya disadari sebagai hal yang baik untuk kepentingan mereka. Takut miskin saat kita akan berbagi adalah bisikan setan, sementara pada faktanya, sedekah dan infak menyuburkan dan melapangkan rizki mereka.
Mengambil pelajaran dari pola hidup para shahabat r.a, bila hidup kita selalu sulit, maka perbaikilah hubungan kita dengan Allah Swt. Gunakanlah aturan-aturan Allah Swt secara totalitas (kaffah) dan menyeluruh (syumul). Lalu, biarlah Allah Swt nanti yang mengatur kehidupan kita. Wallahu’alam bishshawab
Sumber: http://www.majelistausiyahcinta.com/2018/01/24/biarlah-allah-urus-hidupmu/

0

Sampai Kapan Aku Harus Menunggumu


Teruntukmu wahai seorang laki-laki yang kelak akan aku sebut dengan panggilan suami
Dimanakah keberadanmu saat ini
Sudah sampai manakah pijakan langkah kaki yang telah kau lalui
Ketahuilah bahwa sampai detik ini
Kedatanganmu terus aku nanti-nanti
Hari demi hari telah aku lewati
Bulan demi bulan telah aku lalui
Dan bahkan tahun demi tahun pun telah lama silih berganti
Namun, kabar kedatanganmu belum bisa aku ketahui
Teruntukmu wahai seorang laki-laki yang kelak akan aku panggil dengan sebutan suami
Bagaimana dengan kabar dirimu saat ini
Semoga kau selalu dalam lindungan sang illahi Rabbi
Masihkah kau mencari keberadaan diriku
Jika masih ada namaku diantara impian masa depanmu
Jika masih ada namaku disetiap sujud panjangmu
Maka tetaplah istiqomah dan kuatkan hati serta langkah kaki mu
Teruntukmu wahai seorang laki-laki yang kelak akan aku panggil dengan sebutan suami
Sudah banyak air mata dan pengorbanan yang telah aku dapati
Yang telah berhasil menjadikan diri ini kuat dan sabar dalam menanti
Karena aku yakin dan percaya atas kuasa sang illahi
Bahwa orang yang selama ini aku nanti-nanti
Kelak akan menyapaku dengan permisi
Teruntukmu wahai seorang laki-laki yang kelak akan aku panggil dengan sebutan suami
Teruslah berjalan…
Tetaplah berada di jalan yang sudah Allah tetapkan
Jika kau dapati godaan setan di tengah jalan
Mintalah perlindungan pada sang maha rahman
Karena aku pun percaya bahwa perjalan untuk menujuku tidaklah mudah
Pasti akan banyak cobaan yang membuat iman serta hatimu goyah
Namun, ingatlah…
Tatkala kau merasakan lelah dan iman serta hatimu mulai goyah
Ingat, bahwa ada seseorang yang tengah menanti kehadiranmu tanpa kenal lelah
Jadi, berjuanglah dan tetap istiqamah
Berhati-hatilah dalam perjalananmu
Karena ada diriku disini yang terus menanti jati dirimu
Aku tak ingin ada sesuatu apapun yang menghampirimu
Baik-baik yah
Semoga kau tak salah arah
Dan semoga sang maha pemurah selalu memberikanmu Istiqomah
Dariku yang selalu menanti kehadiranmu tanpa kenal lelah
Sumber: http://www.majelistausiyahcinta.com/2018/01/17/sampai-kapan-aku-harus-menunggumu/

0

MENGEJA IKHLAS


Di saat teman kita mengalami musibah, cobaan, kehilangan  atau kabar kurang baik lainnya, sejurus itu kita mengucapkan “sabar”, “ikhlaskan”. Begitu juga, saat kekecawaan menyapa kita. Apa yang kita harapkan, inginkan atau ekpektasi ternyata tidak sesuai dengan kenyataan, maka dua kata itu meluncur deras dari rekan kita. Ikhlas menjadi kata yang sangat mudah terucap untuk mengobati hati yang luka, kekecewaan, namun terkadang mudah terucap, sulit untuk berdamai dengan kata tersebut.
Ikhlas dapat digambarkan secara sederhana. Layaknya kita tengah membuang hajat. Kita tidak tahu kapan kita terakhir buang hajat, tidak pernah memikirkan berapa banyak kotoran yang kita keluarkan, hingga kita tidak mengharapkan kotoran itu dibawa, meski makanan yang baru kita makan adalah makanan mahal, disantap di restauran mewah. Itulah ikhlas. Begitu pula ikhlas dalam perbuatan baik. Ikhlas dalam berbuat baik berarti kita tidak akan pernah mengingat kebaikan yang telah kita buat, tidak bertujuan mencari pujian dari orang yang kita tolong, termasuk orang lain. Tidak mengharapkan balasan dari orang tersebut, kecuali balasan pahala dari Allah Swt.
Kita cermati Q.S Al-Ikhlas 1-4, Allah Swt berfirman:
Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”
Dalam ayat tersebut, tidak ada sama sekali kata “ikhlas”, meski suratnya bernama “Al-Ikhlas”. Dari ayat pertama hingga ayat terakhir, terucap Allah, Allah, Allah. Seolah-olah, orang yang ikhlas adalah ketika seluruh perbuatannya hanyalah untuk Allah Swt, lillahi ta’ala. Meski tidak menjadi hits, tidak menjadi trending topic, tidak dikenal oleh penduduk bumi, bagi dirinya, itu bukanlah masalah. Karena yang menjadi fokus hidupnya adalah Allah. Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus.
Keikhlasan inilah yang mendorong hidupnya selalu berusaha berpikir positif. Ber-khusnuzhan kepada apa yang telah menjadi takdirnya. Tugas dia sebagai makhluk adalah beribadah, berdoa dan berikhtiar. Dia senantiasa bertawakkal terhadap seluruh aktivitasnya tersebut. Menggantungkan harap dan hasil hanya kepada Allah. Apapun hasilnya, maka itu yang baik bagi dirinya. Meminimalkan keluhan, memperbanyak istigfar. Meski harus tertatih-tatih dalam melakukannya.
Untuk belajar ikhlas, nampaknya pesan Ali bin Abi Thalib r.a menjadi catatan bagi kita. Ia berkata, “Orang yang riya memiliki beberapa ciri; malas jika sendirian dan rajin jika di hadapan banyak orang. Semakin bergairah dalam beramal jika dipuji dan semakin berkurang jika dicela” Supaya keikhlasan kita terjaga, nampaknya kita harus terus belajar bahwa seluruh amal baik yang kita lakukan benar-benar hanya ditujukan untuk Allah Swt. Tidak untuk mencari ketenaran dan pujian manusia.
Dalam bekerja pun sama. Ikhlas dalam bekerja, berarti ia harus profesional. Bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya. Bukan untuk mengejar kekuasaan dan jabatan, apalagi dengan cara sikut kanan-kiri, injak bawah dan jilat atas. Rajin dan giat bekerja bila ada atasan, sementara malas bila tidak ada yang melihat. Ia harus menyadari bahwa profesional dalam bekerja sejatinya bernilai ibadah. Bila ia lalai, tidak melayani publik secara optimal, maka secara sadar, ia akan berdosa. Seluruh aktivitasnya memiliki ruh, atau kesadaran bahwa Allah senantiasa akan melihat aktivitasnya.
Karenanya, ikhlas itu bukanlah opsi, bukan pula pilihan. Ia adalah keharusan. Setiap kita harus dipaksa untuk ikhlas, karenan ia akan rugi bila tidak ikhlas. Inilah yang diwanti-wanti oleh Ibnul Qoyyim, “Amal tanpa keikhlasan seperti musafir yang mengisi kantong dengan kerikil pasir. Memberatkannya tapi tidak bermanfaat.”
Pertanyaannya sampai kapan kita belajar ikhlas? Jawabannya adalah sampai ruh berpisah dari jasad, sampai malaikat maut menjemput kita. Maka, teruslah belajar ikhlas, teruslah mengeja ikhlas. Wallahu’alam bishshawab.
Sumber: http://www.majelistausiyahcinta.com/2018/01/13/mengeja-ikhlas/

0

Hijab Masa Kini



Sebagai wanita muslim berhijab merupakan perintah yang wajib dikenakan, karena apa yang Allah perintahkan bagi muslimah untuk berhijab adalah sebuah kebaikan untuk menjaga aurat dan memelihara kehormatan pemakainya. Sekarang ini berhijab menjadi fenomena yang luar biasa. Kian hari, banyak wanita yang memperhartikan tentang style hijab. Sehingga memunculkan banyak kreasi berhijab dan style hijab modern. Seorang wanita mulai dari usia anak sampai tua berbondong-bondong untuk mengetahui dan mecari informasi tentang trend hijab.
Fenomena ini memang sekilas sangat membahagiakan, karena banyak wanita muslimah yang dulunya tidak berhijab kini mulai mengenakan jilbab. Trend hijab dari tahun ke tahun telah memiliki banyak perubahan. Beragram kreasi wanita dalam menggunakan hijab dari model klasik hingga modern. Hijab Modern pada Saat ini, kaum wanita yang berhijab tidak perlu khawatir terlihat kuno saat menggunakan jilbab, karena saat ini penggunaan hijab telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga membuat kaum wanita terlihat lebih modis, elegan dan femimin.

Model hijab bagi seorang muslimah memiliki ciri khas masing-masing dan dapat digunakan sesuai dengan situasi. Contohnya, trend hijab casual. Model hijab seperti ini biasanya digunakan untuk pergi ke kampus. Meskipun sedikit rumit, model hijab casual sering digunakan oleh seorang muslimah karena pemakaiannya yang fleksibel saat di padukan oleh berbagai macam aksesoris. Selain itu ada juga trend street style hijab. Model ini sangat cocok untuk digunakan saat hanguot maupun kegiatan lainnya.
Selain itu, jilbab segi empat dulunya adalah model hijab yang terlihat kuno kini dapat disulap menjadi model hijab yang terlihat menarik dan elegan ketika dipakai karena banyaknya pemakai hijab yang menggunakan berbagai kreasi model baru dengan hijab segi empat ini. Banyak para remaja menggunakan model hijab segi empat digunakan untuk berbagai aktivitas yang salah satunya digunakan untuk pergi ke sekolah. Beberapa kain yang sangat cocok digunakan untuk berkreasi dengan hijab segi empat, contohnya: kain dari bahan wol, katun chiffon, sutra, ceruti dan satin.


Dari berbagai macam kreasi hijab saat ini, seorang muslimah dapat mengaplikasikannya dengan berbagai jenis pakaian, tak sedikit dari muslimah yang tidak ragu mengenakan pakaian dengan kombinasi warna-warna yang cerah dan model-model masa kini. Bahan yang digunakan pun beragam, tidak hanya kain yang kaku dan tebal tapi juga kain-kain yang nyaman untuk dikenakan seperti bahan katun, bahan kaos, dan lain-lain. Paduan antara kerudung dan pakaian muslim yang serasi dan menciptakan style hijab masa kini, membuat muslimah jadi tampil fashionable.
Berbagai tata cara model berhijab yang modern tentu dapat meberikan nilai lebih akan kreasi dan inovasi pada setiap penampilan seseorang muslim. Selain itu, Kesan fariasi gaya yang modis tentu dapat menunjang setiap penampilannya. Namun, pada kenyataannya model hijab pada saat ini tidak sesuai dengan ketentuan seperti apa yang diajarkan dalam islam. Masih banyak seorang muslim saat nggunakan hijab tetap menampakkan bagian leher serta dada, padahal dalam ajaran islam dijelaskan bahwa menggunakan jilbab yang benar haruslah menutupi seluruh bagian badan kecuali muka dan telapak tangan. Dalam hal tersebut, alangkah baiknya kita sebagai muslimah yang baik saat menggunakan hijab tetap memperhatikan bagaimana tata cara berkerudung yang sesuai dalam pandangan islam.


Sumber: https://www.kompasiana.com/atika_nada/hijab-masa-kini_586429dd109373b50c2c415a

0


Yang mau terlihat seperti barbie, ini ada tutorial make-up ala barbie. Silahkan ditonton yaa, jangan lupa komen dipostingan ini dan postingan-postingan sebelumnya..

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=UPfQrY8VgHc

0



Hallo para pencinta produk wardah!!
Disini ada tutorial make-up dengan menggunakan produk wardah loh, yukkk dilihat.

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=gDbnIfU8jds

0



Untuk temen-temen yang tergila-gila dengan korea, gak perlu membuka aurat untuk terlihat seperti orang-orang korea loh. Cukup belajar make-up ala korea ini nihh, semoga membantuuu hehe

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=6_nKPcTwuj0

0


Untuk kalian yang lagi mau wisuda nih ada tutorial make-upnya lohh jadi kalian gaperlu ribet bangun pagi-pagi buta untuk pergi ke salon, semoga bermanfaat yaa.

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=D_Ez9ctSx_8

0



Kalo dipostingan sebelumnya itu ada tutorial hijab, kali ini aku mau kasih tutorial make-up untuk kalian para hijabers yang terobsesi dengan make-up. Cantik gak harus ke salon yaa guys hehe.

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=7vlu8YMx4jQ 

0


Bagi kalian yang gak suka ribet, ini ada tutorial hijab simpel mungkin cocok untuk kalian yang gak suka ribet. Semoga membantu yaaa..
#yghijablebihcantik

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=kl-SwYQtaoU

0


Ayooo yg memiliki pipi yang over hehe maksudnya tembem. Ini ada solusi untuk kalian para hijabers berpipi tembem, jangan lupa ditonton lalu komen yaaa!!!
#yghijablebihcantik

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=XUcAgfx_q4g

0


Hay hayy, bagi kalian yang memiliki wajah bulat jangan khawatir. Aku punya solusinya nih gaya hijab bagi kalian yang berwajah bulat. Ditonton yaaa.
#yghijablebihcantik

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=9GZZr4llpJg

0


Nah kalo di postingan sebelumnya itu tutorial hijab pashmina, kali ini ada tutorial hijab segi empat loh. Semoga bermanfaat yaa..
#yghijablebihcantik

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=ZQe4bRz3w0M

0




Di postingan ini aku mau kasih beberapa tutorial hijab pashmina nih. Semoga bermanfaat ya untuk kalian yang baru berhijrah hehe. Dilihat yaa beberapa tutorial lainnya di postingan berikutnya.
#yghijablebihcantik

sumber: https://www.youtube.com/watch?v=OKtkGd9fn9Q